Memori Daun Pisang di Bulan Ramadhan

Hot News

Hotline

Memori Daun Pisang di Bulan Ramadhan


Oleh; Siti Rahmah
Menyambut bulan ramadhan banyak hal yang harus dipersiapan emak yang punya anak masih kecil - kecil. Menyiapkan pengetahuan tentang puasa buat ananda tercinta biar ananda tertarik menjalankannya, menyiapkan strategi biar ananda tidak merasa berat dalam menjalankan ibadah puasa yang mulia dan yang tidak kalah penting menyiapkan menu masakan biar ananda merasa termotivasi dan asyik menjelang buka puasa. Menu bulananpun sudah dipersiapkan, lengkap dengan pernak pernik kudapan dan cemilan yang bisa menemani saat berbuka dan saat makan sahur. Sederet resep masakan untuk satu bulan sudah siap terpampang.
Ada hal yang menarik ternyata dari sederet menu yang sudah dibuat, dari kesemuanya banyak yang membutuhkan daun pisang sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari menu harian. Seperti menu di hari pertama ada lontong, di hari ke dua ada pepes di hari ketiga ada cemilan lemper dan yang lainnya yang semaunya membutuhkan peran daun pisang untuk mensukseskannya.

Memori Daun Pisang
Seperti halnya hari ini, sibuklah emak nyari daun pisang sampai harus mondar mandir ke warung, ke pasar tapi sepertinya di daerah semi perkotaan daun pisang menjadi barang langka sulit ditemukan. Akhirnya atas usulan tetangga yang menyarankan mencari daun pisang ke perkampungan, yang bisa ngambil langsung dari pohonnya. Usulan itu dijalankan dan benar adanya di sana daun pisang bisa didapat langsung dari pohonnya sehingga masih fres selain itu harganya juga lebih murah.
Namun tanpa diduga ada kejadian yang tidak akan mudah dilupan dan akan melekat erat dalam ingatan. kali pertama ngambil daun dari pohonnya karena kurang pengalaman dan kurang hati - hati akhirnya getah daun  pisang itu kena pakian, yang konon katanya suslit di hilangkan. Ternyata dibalik banyaknya manfaat yang ada pada daun pisang terdapat getah yang bisa jadi bermanfaat (katanya mudah menyembuhkan luka) tapi getah juga bisa meninggalkan noktah pada baju yang Indah. Kekurang hati - hatian dan kurang piawainya membersihkan noktah itu maka baju indahpun akan menjadi cacat dan rusak.

Ramadhan tanpa Noktah 
Banyaknya manfaat yang ada dalam daun pisang, tidak sebanding dengan manfaat yang di dapatkan ketika menjalankan puasa ramadhan. Hakikatnya orang yang menjalankan puasa ramadhan dia akan merasakan manfaatnya yang luar biasa banyaknya, selain pahala yang telah Allah sediakan. Bahkan didalam Al Quran di jelaskan buah dari pelaksanaaan ibadah puasa itu akan menjadikan orang yang melaksanakannya menjadi muttaqin (orang yang bertaqwa). Sebagaimana firman Allah dalam Quran
 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ .
 “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertaqwa.” (QS. Al Baqarah:183)
Dalam ayat ini Allah menjelaskan inti dari puasa adalah agar manusia menjadi  orang yang bertaqwa. Imam Al Ghazali dalam kitab Minhajul ‘Abidin, halaman 121, mengatakan, bahwa pribadi yang bertaqwa adalah pribadi yang memiliki perasaan takut yang sangat kepada Allah swt, hanya ber­bakti dan tunduk kepada-Nya, serta membersihkan hati dan perbuatan dari segala dosa.
Dengan perasaan takut dan ketundukan itu maka puasa yang di jalankan akan mampu membersihkan sgala kotoran yang ada dalam diri kita, sebagaimana disebutkan bahwa ramadhan adalah bulan penuh magfiroh (ampunan). Kita berharap di ramadhan kali ini bisa benar - benar membersihkan diri kita dari segala kotoran bukan malah menambah noktah yang sudah ada, yang akhirnya bukan memperindah pribadi manusia malah menjadikannya kotor layaknya pakaian yang kena getah daun pisang. Naudzubillah.

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.