Islam Pencetak Generasi Hebat Dambaan Umat

Hot News

Hotline

Islam Pencetak Generasi Hebat Dambaan Umat

(Foto: www.pinterest.com/Seorang Anak Di Sepertiga Malam Menghafal Al-Qur;an)



Sedih, miris dan ironis melihat kondisi generasi muda saat ini. Bagaimana tidak, pemuda pemudi yang mestinya menjadi tonggak estafet peradaban, justru terlena dalam kerusakan.

Lihatlah fenomena yang banyak terjadi di kalangan remaja akhir-akhir ini. Narkoba, tawuran, seks bebas, LGBT, hingga maraknya challenge-challenge, seperti Keke dan Momo Challenge yang berakibat kematian hingga bunuh diri. Na'udzubillah.

Demi sebuah keeksisan diri, tak segan kids zaman now berbuat seenak dan semaunya tanpa batasan. Padahal, di tangan merekalah nasib masa depan umat dan bangsa. Namun, kini kondisinya memprihatinkan, sangat jauh dari harapan.

BACA JUGA : http://www.dapurpena.com/2018/08/keke-challenge-dan-momo-challenge-momok.html

Tak bisi dipungkiri, inilah efek peradaban kapitalisme yang menjauhkan generasi, khususnya generasi muslim dari profil khoiru ummah yang visioner, produktif, kreatif dan inovatif dalam kebaikan. Yang ada hanyalah generasi yang pemalas, tak jelas arah tujuan hidup, hedonis, dan materialis.

Kapitalisme dengan asas sekulerismenya telah berhasil merusak generasi muslim. Menjauhkan agama dari kehidupan, menyebabkan terjadinya kemerosotan akidah yang membuat mereka semakin jauh dari agamanya. Krisis identitas pun melanda generasi. Muslim, tapi tak nampak sebagai seorang muslim. Tak lagi menjadikan agama sebagai acuan dalam menjalani kehidupan.

(Iklan Kemanusiaan/Internal WEB)


Ditambah adanya kebebasan berperilaku, hingga menjadikan remaja yang bebas kebablasan. Apapun dilakukan meski itu melanggar aturan. Hal ini jelas semakin membuktikan peradaban kapitalisme hanya akan membawa generasi kepada kerusakan dan kehancuran.

Sangat berbeda dengan Islam. Selama berabad-abad, Islam terbukti mampu mencetak generasi hebat dambaan umat. Para generasi mudanya telah berhasil menorehkan tinta emas dalam sejarah, mengharumkan nama Islam, menjadikan Islam sebagai peradaban mulia.

BACA JUGA : http://www.dapurpena.com/2018/08/pemuda-melek-politik.html

Kekuatan iman dan semangat di jalan kebaikan menjadikan mereka pemuda-pemuda hebat, pejuang tangguh dalam mendakwahkan Islam. Detik demi detik mereka habiskan demi mencari keridhoan hingga berbuah keberkahan, menjadikan mereka generasi hebat yang sukses dunia akhirat. Masya Allah.

Contoh generasi hebat dalam Islam, diantaranya adalah Imam Syafi'i, di usianya yang 9 tahun telah menghafal Al-Qur'an. Selain itu, ada juga Ibnu Sina yang terkenal sebagai bapak kedokteran muslim, di usianya yang 5 tahun juga sudah menghafal Al-Qur'an.

Bahkan, ada juga pemuda hebat lainnya, seperti Muhammad Al-Fatih, di usia yang masih muda telah mampu menaklukkan Konstantinopel. Dan masih banyak generasi muda lainnya di era kejayaan Islam. Mereka adalah para generasi hebat. Hingga kini harumnya nama mereka masih terngiang.

Inilah buah dari penerapan Islam secara kaffah, menyeluruh dalam segala aspek kehidupan, mulai dari akidah, ibadah, akhlak, muamalah, dan sebagainya. Juga penerapan Islam oleh tiga pilar, yaitu ketakwaan individu, kontrol masyarakat, dan kebijakan negara.

Sungguh, hanya Islam-lah satu-satunya sistem yang akan membawa kebaikan bagi semua. Pencetak generasi hebat dambaan umat, dan tentunya akan mengembalikan Islam pada predikatnya sebagai khoiru ummah (umat terbaik). "Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah." (QS. Ali Imran: 110). Wallâhu a’lam bi ash-shawâb.

Editor : Lulu Wulandar

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.