Islam Tuntaskan Kelola Air Bersih.

Hot News

Hotline

Islam Tuntaskan Kelola Air Bersih.




Oleh. Reni Tresnawati 

Kondisi kekeringan saat ini sedang menimpa terdampak gempa bumi Lombok. Minimnya air bersih menjadi persoalan yang dihadapi masyarakat setempat. Sehingga masyarakat yang berada di tenda-tenda harus mencari air ke lokasi yang jauh.

Daerah yang berada di pegunungan pun banyak yang kekeringan. Sumur-sumur menjadi dangkal karena getaran gempa menyebabkan sumurnya runtuh. Sehingga tertutup pasir, hal ini mengakibatkan volume airnya sangat jauh berkurang.

Pada hakekatnya masalah krisis air bersih bukan karena berkurangnya jumlah air. Karena Allah SWT telah menciptakan air dengan jumlah yang melebihi kebutuhan manusia meski jumlah air tawar hanya 1% dari total air. 

Dengan melimpahnya air yang Allah berikan untuk kebutuhan manusia, malah disalah gunakan oleh ulah tangan manusia yang tidak bertanggungjawab. Untuk dikelola demi meraup keuntungan yang sangat besar sehingga terjadilah krisis air bersih. Hilangnya daerah tangkapan air karena deforestasi oleh berbagai sebab. Kapitalisasi sumber daya air oleh perusahaan air kemasan dan pengelolaan air bersih perpipaan yang kapitalistik serta pencemaran sungai dan danau yang diakibatkan oleh limbah-limbah perusahaan yang dialirkan.

Untuk pengelolaan air bersih agar tidak ada kendala kekeringan dan bisa dimanfaatkan manusia tidak lain solusinya hanya Islam. Dengan menerapkan sistem Islam dalam semua aspek kehidupan. Manusia akan hidup sejahtera dan tentram dalam bingkai negara khilafah.

Rasulullah bersabda:
" Manusia berserikat dalam tiga hal yaitu api, air dan Padang gembala yang luas " ( HR. Abu Daud)
Tiga hal tersebut dalam Islam akan dikelola oleh negara.

Saatnya kembali pada sistem Islam, untuk mengembalikan kemuliaan umat. Agar tercapai kesejahteraan dan umat kembali memimpin dunia. Wallahu 'alam 



Editor: Lulu W

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.