Lapangan Perjuangan Pengemban Dakwah

Hot News

Hotline

Lapangan Perjuangan Pengemban Dakwah





Oleh: Siti Rahmah
Kemeriahan perayaan Asian Games menggelora di seantero nusantara bahkan dunia. Medali emaspun terus menerus didapat bukti prestasi anak bangsa. Kegaduhan terjadi dimana mengiring euforia sebagai bukti kebahagiaan yang sedang melanda para pemenang. Pejuang, itulah kata yang disandangkan bagi siapapun yang berhasil mengais medali. Konon atas perjuangan atlet inilah nama bangsa menjadi harum. Sehingga berbagai penghargaan, dielu-elukan, pujian bahkan berbagai tawaran yang berpeluang membuka jalan "masa depan" mereka raih. Seolah dunia sudah dalam genggaman.

Atas fenomena tersebut siapa yang tidak "ngiler" melihatnya. Baik itu remaja, muda, bertalenta, punya skill yang dimana semua kesempatan itu ada. Ambisi, obsesi sudah menari-nari di depan mata. Apalagi iming-iming hadiah dan ketenaran yang selama ini menjadi incaran remaja jaman now. Baiklah, banyak remaja yang terbius dengan mimpi menjadi pejuang di lapangan.

Toh menjadi "pejuang di lapangan" itu tidak mudah dan bukan hal rendah (bisik batinnya). Butuh keseriusan, kecerdasan, kepiawaian, kesabaran dan kerja keras. Maka layaklah jika pemenang itu disebut pejuang, sebab pengorbanan yang dikeluarkan tidak sedikit.

Teman, jika di hati ada terbersit pikiran itu bersegeralah istigfar. Hingar bingar yang sedang dipertontonkan mungkin adakalanya menggoda menggoyahkan iman. Apalagi jika kondisi hati mu lagi galau. Wajar, memang duniamu adalah dunia remaja. Segala hal yang menantang pasti menggoda dan mengoyak idealismemu.

Tapi untuk kamu, kamu yang sudah menemukan jawaban "why" (pinjam istilah ustaz felix) dalam hijrahnya, insyaAllah hal itu tidak akan menggoyahkan imanmu. Karena sejatinya kemeriahan dan segala hal yang sedang mereka rasakan itu sesuatu yang fana. Yang bisa lekang dimakan jaman.

Bagi kamu yang sudah menemukan jalan hijrah, kamu pasti yakin di luar lapangan Asean Games ada lapangan perjuangan yang sesungguhnya. Lapangan perjuangan yang tidak mudah kamu taklukkan. Tapi karena kesungguhan dan keikhlasanmu lapangan itu bisa kamu taklukkan. Di lapangan perjuangan ini tidak ada embel-embel hadiah materi yang menggiurkan, tidak ada pujian, juga tidak ada sorak sorai penggemar.

Justru yang akan kamu dapatkan adalah lelah. Terkurasnya tenaga, pikiran, waktu bahkan materi. Banyak yang harus kamu korbankan dalam perjuangan ini. Karena sejatinya pengorbanan dan perjuangan selalu berpasangan, yang tidak bisa dipisahkan.

Namun, pertandingan di lapangan ini akan terasa indah jika kamu menjalaninya Lillah. Maka di sinilah dibutuhkan niat yang lurus dan komitmen yang tinggi. Kerena inilah lapangan dakwah, lapangan tempat para pejuang bermain dengan indah untuk menjemput kemenangan.

Lapangan dakwah ini adalah arena pertandingan antara kebenaran dan kebatilan. Perjuangan di jalan dakwah adalah jalan yang menjanjikan, anugerah terindah dan hadiah teristimewa. Tapi hadiah itu diberikan di jannah. Lapangan dakwah ini adalah lahan yang Allah sediakan bagi siapapun yang ingin menuai amalan  terbaiknya. Siapapun yang bertarung di arena ini maka Allah akan sandangkan predikat "hamilud dakwah".

Pengemban dakwah inilah sebutan bagi siapapun yang mengerjakan amalan aktifitas sebagai mana disebutkan dalm Al Qur'an. Allah Swt berfirman: "Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah. Mengerjakan amal salih, dan berkata: "Sesungguhnya aku termasuk orang-orng yang menyerahkan diri?" (Qs. Fushilat: 33)

Inilah pujian Allah bagi para pengemban dakwah. Walaupun aktifitasnya luput dari pujian manusia tapi dia mendapatkan pujian Allah. Kalau Allah sudah memujinya maka Allah akan menyebutnya dan mengabarkannya pada penduduk langit untuk memohonkan ampun atasnya. Dengan amalan dakwah ini pula dia akan menjadi manusia yang terkenal di antara penduduk langit.

Selain keistimewaan di atas masih banyak keistimewaan para pengemban dakwah diantaranya: Pertama, pengemban dakwah adalah washilah datangnya petunjuk Allah pada sesorang dan itu lebih baik bagi dunia dan seisinya. Inilah perniagaan yang tak pernah merugi. Dalam sebuah riwayat Rasululloh Saw bersabda: "Sesungguhnya kalau Allah Swt memberikan petunjuk pada seseorang laki-laki melalui engkau itu lebih baik bagimu dibanding hal-hal yang matahari terbit dan tenggelam di atasnya. (HR. Thabrani)

Kedua, Dakwah adalah ibadah yang paling dicintai Allah Swt. Dari Abu Umamah ra. Nabi Saw bersabda" Dan ibadah hambaKu yang paling Aku cintai adalah nasehat". (HR. At Thabrani)

Ketiga, pengemban dakwah juga mendapat fadilah ziarah. Karena lazimnya dakwah dilakukan dengan kunjungan. Rasululloh Saw bersabda: Tidaklah seorng muslim yang mengunjungi muslim yang lainnya kecuali Allah mengutus 70.000 malaikat untuk mengucapkan sholawat (memohonkan ampun) untuknya. Kapanpun, jika waktu siang berlangsung sampai sore, jika waktu malam berlangsung sampai shubuh. "(HR.Imam Ahmad)

Inilah keistimewaan bagi para pejuang di lapangan dakwah. Allah hadiahi dengan ganjaran yang begitu fantastis dan memikat. Akankah kita masih berat untuk menceburkan diri ke medan pertarungan di medan dakwah. Masihkah pertarungan di arena fana masih mempesona dan melenakan?

Padahal sudah jelas, pertarungan di medan dakwahlah yang lebih menguntungkan kita di dunia dan akhirat. Semoga tetap istiqomah sampai agama ini dimenangkan. Dan kitalah yang menjadi bagian dari para pejuangnya. Aamiin


Editor: Lulu w

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.