Momentum Hijrah Awal Kebangkitan Islam

Hot News

Hotline

Momentum Hijrah Awal Kebangkitan Islam



Oleh: Iin Susiyanti, SP

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan menilai Tahun Baru 1440 H adalah momen untuk hijrah. Bagi setiap umat yang beriman, berhijrah dan berjihad di jalan Allah akan memberikan balasan berupa kemenangan (Republika.co.id, Ahad, 9/9).

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengatakan, secara teologi, Muharram merupakan bulan yang suci. Pada bulan ini diharamkan untuk berperang. Pada bulan ini juga Allah menyelamatkan para nabi dari serangan musuh. Sedangkan secara historis, Muharram merupakan awal kebangkitan Islam. (Republika.co.id, jumat, 7/9)

Kata hijrah berasal dari Bahasa Arab, yang berarti meninggalkan, menjauhkan diri dan berpindah tempat. Sebagian ulama berpendapat hijrah adalah keluar dari “darul kufur” menuju “darul Islam”. Keluar dari kekufuran menuju keimanan. Jadi hijrah berarti meninggalkan hal yang buruk menuju kepada yang baik. belum berhijrah secara kaffah menuju hijrah kaffah ke segala aspek kehidupan.

Sekalipun pada waktu itu hijrahnya  Rosulullah SAW dan para sahabat setelah mendapat ancaman dan intimidasi yang dilakukan oleh kaum Quraisy. Hingga kondisi tersebut membuat kota Makkah tidak aman untuk kaum muslim. Akan tetapi sesungguhnya perintah Allah-lah yang membuat Rasul hijrah. Maka kemudian kota Madinah dipilih untuk tempat berhijrah Rasulullah SAW beserta umatnya. Sebab penduduk lebih mudah menerima dakwah Islam. Sehingga Negara Islam bisa tegak di sana.

Dalam Alquran surat Al-Baqoroh, Allah SWT berfirman : “Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Qs. Al-Baqaroh: 218)

Tahun baru hijrah ini hendaknya jangan sekadar dijadikan sebagai rutinitas yang diperingati setiap tahun. Jika sejarah telah mengukir zaman keemasan selama 1300 tahun pada masa kekhalifahan, maka seharusnya momen ini dijadikan sebagai titik awal rekontruksi kebangkitan Islam. 

Sudah saatnya bagi kaum muslimin meneladani semangat hijrah Rosulullah dengan  menegakkan kembali syari'at Islam dalam institusi Khilafah di seluruh penjuru dunia. Sebab hanya dengan menegakkan Islam kaffah, umat Islam akan kembali bangkit dari keterpurukan akibat hegemoni sistem sekuler demokrasi. Wallahu 'alam.


Penulis Ibu Rumah Tangga 
Editor: Lulu W

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.