Ulama : Panutan Bukan Alat Kepentingan

Hot News

Hotline

Ulama : Panutan Bukan Alat Kepentingan




Oleh: Indri
Perhelatan Pemilihan Presiden (Pilpres) masih satu tahun lagi. Namun adu politik kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden kian memanas. Kedua calon presiden yang sudah terdaftar di KPU ini merupakan sosok lama. Ya, Jokowi vs Prabowo.

Hanya calon wakil presidennya saja yang berbeda dari perhelatan Pemilihan Presiden  periode sebelumnya. Prabowo menggandeng Sandiaga Uno sedangkan Jokowi menggandeng Ma'ruf Amin. Terpilihnya Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden dari kubu Jokowi cukup mengagetkan. Pasalnya, tokoh yang digadang-gadang sebagai calon wakil presiden pihak Jokowi adalah Pakar Hukum Mahfud MD.

Terpilihnya Ma'ruf Amin untuk mendampingi Jokowi dalam perhelatan pilpres 2019, disinyalir hanya sebagai alat untuk meraup suara dari kalangan umat Islam. Miris. Tak bisa dipungkiri bahwa di negeri ini mayoritas penduduknya adalah umat Islam.

Dengan terpilihnya Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden dari kubu Jokowi, diharapkan bisa mendulang banyak suara dari kalangan umat Islam. Sebab dengan menggandeng Ma'ruf Amin seakan-akan nampak bahwa Jokowi berpihak pada ulama dan umat Islam. 

Padahal kenyataannya justru umat Islam seringkali mendapatkan persekusi pada masa kepemimpinan beliau. Maka tak salah lagi bila Ma'ruf Amin hanya digunakan sebagai alat kepentingan penguasa demi kemenangan Pemilihan Presiden.

Sejatinya, hubungan ulama dengan politisi itu sebagai panutan ilmu dan amal. Sebagai panutan ilmu yaitu pembimbing bagi politisi dalam penerapan syariat islam dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Peran ulama sebagai panutan amal yaitu sebagai penasihat bagi politisi yang menyimpang dari syariah Islam dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat.

Namun alih-alih ulama berperan sebagai panutan ilmu dan amal bagi politisi, dalam Sistem Demokrasi para ulama yang memiliki kedudukan eksekutif hanya dijadikan sebagai alat kepentingan para politisi. Para ulama menggadaikan perannya hanya demi mendapatkan seteguk kenikmatan dunia. Wallahu 'alam bishshowab.


Editor:Lulu W

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.