Ketika Iman Tidak Bisa Tergadaikan

Hot News

Hotline

Ketika Iman Tidak Bisa Tergadaikan




Oleh : Rasmawati Asri

Iman yang artinya percaya dengan sepenuh hati kepada Allah Swt. Baik diyakini dengan hati, diucapkan dengan lisan, dan direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Yang tidak hanya omong kosong saja. Melainkan ada pembuktiannya. 

Ketika seorang muslim sudah beriman kepada Allah. Apapun rintangan yang dihadapi ia akan tetap teguh kepadaNya. Tidak pandang emas segunung atau bahkan dunia dan seisinya. Maka ia tidak rela bila imannya tergadaikan. Ia berusaha untuk membuktikan keimanannya kepada Allah Swt. Sepertinya halnya yang dilakukan oleh Miftahul Jannah Atlet Blind Judo asal Aceh.

Ia tidak keberatan namanya dicoret dari Asian Para Games 2018. Demi mempertahankan hijabnya. Luar biasa pengorbanan yang diberikannya. Rela meninggalkan hal-hal yang tidak sesuai dengan perintah Allah Swt. 

Ketika seorang Muslim beriman kepada Allah. Apapun rintangan di depan mata yang dihadapi ia akan selalu teguh dengan pendiriannya. Dengan syariat Allah. Walau mengorbankan dunia dan seisinya. 

Karena sesungguhnya dipandang baik di mata Allah lebih baik. Daripada di mata dunia. Tidak mengapa kehilangan sesuatu karena Allah. Asalkan jangan kehilangan Allah karena sesuatu. Ya, itulah prinsip seorang Muslim. Ketika hidupnya diserahkan kepada Allah. Ia akan selalu yakin kepada Allah. Tidak khawatir dunia akan berbicara apa tentangnya.

Marilah kita belajar dari sosok Miftahul Jannah. Ketika ketenaran sudah di depan mata. Ia tetap teguh dengan pendiriannya. Kita sebagai seorang Muslimah jadilah orang yang bisa mempertahankan keimanan dengan terus mentaati perintah Allah. Dan terus istiqomah dengan jalan yang lurus. Wallahu'alam.



Editor: Lulu W

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.