Asma Terkasih

Hot News

Hotline

Asma Terkasih


Oleh Tawati*



Saat Rasulullah dan Abu Bakar di gua Tsur
Saat itulah pengorbanan Asma terulur
Mendapatkan amanah yang luar biasa
Untuk mengantarkan makanan kesana

Wanita yang tengah hamil itu berjalan kaki
Tujuh kilometer ia tempuhi
Kondisi jalan yang tidak selalu datar
Kadang mendaki,
Kadang menurun

Empat belas kilometer total perjalanan
Pulang dan pergi dilaluinya
Tak sedikitpun mengeluh
Meskipun nyawa adalah taruhannya

Ia tak punya tali untuk mengangkut makanan
Ia membelah selendangnya menjadi dua bagian
Satu sebagai selendang hamilnya
Dan satunya mengangkut makanan
"Dzatun Nithaqain" adalah gelarnya
Sang pemilik dua selendang

Saat Asma berada dirumah
Abu Jahal datang
Mencari kabar Abu Bakar
"Dimana Muhammad dan ayahmu tanya Abu Jahal?"
"Mengapa kau bertanya kepadaku?
Abu Bakar bisa pergi kemana saja
Apalagi Muhammad yang bukan ayahku,"
Jawab Asma merahasiakan

"Plakkk!"
Pukulan keras mendarat di kepala Asma
Darahnya mengalir dari kepala wanita nan mulia
Anting-antingnya lepas
Asma mengaduh kesakitan

Rintihan wanita hamil yang menderita
Demi menjaga sebuah rahasia besar
Menjaga amanah,
Menjaga keselamatan Rasulullah
Dan keberlangsungan dakwah

Duhai ibu para pejuang Islam
Dari Asma kita belajar
Saat hamil bukanlah penghalang
Untuk menolong agama Allah Rasul Nya


*Penulis adalah aktifis Komunitas Remaja Cinta Islam, Sumberjaya Majalengka



Ilustrasi flickr.com

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.