Praktik Jual Beli Jabatan di Kemenag

Hot News

Hotline

Praktik Jual Beli Jabatan di Kemenag



Dapurpena.com - Nasib Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin di ujung tanduk. Politisi PPP itu bakal sulit berkelit dari kasus jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) yang melibatkan anggota DPR M. Romahurmuziy.

Seperti halnya permainan kartu, apa lagi yang bisa diperbuat jika sudah saling memegang kartu AS. Seperti rantai pula, kejahatan tak mungkin bermula dan berakhir tanpa adanya tim, atau sebab akibat. Ketika Rommy sudah berhasil ditetapkan sebagai tersangka, kini Menag Lukman Hakim Saifuddin kembali diselidiki sebagai orang yang terlibat dalam kasus jual beli jabatan.

Teringat oleh pepatah yang mengatakan bahwa semakin tinggi pohon menjulang, maka semakin kencang pula angin yang menerpanya. Ketika awal masa kenabian, Nabi Muhammad SAW ditawari oleh para penentangnya, 3 hal.

Dalam riwayat Ibnu Ishaq, disebutkan, Utbah berkata, “Wahai keponakanku, jika kamu menginginkan dari apa yang kamu dakwahkan itu harta yang melimpah, maka kami akan mengumpulkan harta-harta kami untukmu, sehingga kamu menjadi orang terkaya di antara kami. Dan bila kamu menginginkan kehormatan, maka kami akan memberimu kekuasaan penuh atas kami dan kami tidak akan mentaati perintah selain darimu. Dan bila kamu menginginkan kedudukan, maka kami akan mengangkatmu sebagai raja kami.”

Begitulah sekiranya 3 hal yang sedang melanda para ulama-ulama yang terhormat. Mereka sedang dilanda cobaan nafsu yang begitu besar, harta yang ditawarkan dengan bisnis jabatan. Tiada lagi rasa dosa karena kejahatan yang dilakukan, karena terlalu nikmat oleh harta yang telah diterima.

Lumpur demokrasi lagi-lagi tak bisa dihindari seputih apapun pakaianmu sebagai orang tersohor. Ternyata kapitalisme telah berhasil menularkan virusnya sehingga semua datang dengan keadaan putih dan kembali dalam keadaan kotor berlumpur. Seandainya kita menginginkan solusi terbaik untuk membasmi lumpur itu, hanyalah islam sebagai sistem kaffah, tak hanya sebagai spirit ibadah belaka.

Maka dari itulah, mari kita perjuangkan hukum Allah dimuka bumi sebagai solusi nyata yang sudah tercatat oleh sejarah dengan peradaban emasnya. Tak lain untuk kebaikan seluruh umat manusia, tak terbatas agama. Karena Islam, rahmatan lil alamin.


Oleh : Aubi Atmarini Aiza
Sumber : https://www.nusanews.id/2019/03/dolar-disita-di-ruang-menteri-agama.html

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.