Yuk! Perhatikan Gizi Anak

Hot News

Hotline

Yuk! Perhatikan Gizi Anak

(Foto/http://rumahpakbul.blogspot.com)



Oleh : Ivana

Sebagai orangtua zaman now, penting memahami bahwa anak-anak tidak hanya mengalami gempuran psikologi melalui gawai namun juga gempuran bahaya gizi buruk. Di Indonesia, WHO mencatat sebanyak 7,8 juta dari 23 juta balita Indonesia mengalami "stunting" akibat gizi kurang.

Sebenarnya apakah definisi stunting? Stunting adalah kondisi ketika anak lebih pendek dibandingkan anak-anak lain seusianya, atau dengan kata lain, tinggi badan anak berada di bawah standar. Standar yang dipakai sebagai acuan adalah kurva pertumbuhan  standart (yang dipakai saat ini dibuat oleh Badan Kesehatan Dunia).




Akibat dari stunting adalah kesehatan buruk, berkurangnya kecerdasan, dan kemampuan kognitif. Jika hal ini tidak segera diberikan solusi akan sangat mengancam generasi.  Meskipun jika dilihat lebih mendalam stunting bukanlah sekedar masalah individu, tetapi mencakup masalah sistemik. Lalu apakah solusi satu ayam tiap rumah sudah menjadi solusi?

Maka, permasalahan gizi buruk ini tidak bisa jika dikembalikan kepada keluarga dan masyarakat saja dengan memberikan kesadaran mereka akan pentingnya menjaga kecukupan gizi terutama pada 1000 hari pertama kehidupan, namun perlu ada upaya serius dari negara untuk menangani permasalahan ini.  Karena secara riil banyak penduduk  negeri ini yang kekurangan dalam pemenuhan kebutuhan pangan di karenakan sulitnya mencari nafkah, beban biaya sehari hari yang mahal.

Tauladan mulia dengan pengaturan yang diajarkan Rasulullah Muhammad SAW ,dimana pemimpin memiliki kewajiban untuk bisa menjamin kebutuhan pokok masing-masing individu di dalam negaranya. Tidak boleh pengukuran kesejahteraan hanya dirata-rata saja dalam masyarakat. Kebutuhan pokok tersebut meliputi kebutuhan sandang, pangan, papan, pendidikan dan kesehatan yang harus dijamin oleh negara.

 Pemimpin  harus benar-benar memastikan masing-masing individu dalam masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok tersebut. 

Inilah prioritas utama yang diperhatikan negara, selain juga menjamin setiap kepala keluarga bisa bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Dalam Islam,  pemimpin adalah penanggung jawab urusan dan kemaslahatan rakyat dan dia akan dimintai pertanggungjawaban atas hal itu di hadapan Allah SWT.  Nabi saw. bersabda  : “Seorang iman (pemimpin) pengatur dan pemelihara urusan rakyatnya; dia akan dimintai pertanggungjawaban atas urusan rakyatnya”(HR. al-Bukhari dan Muslim).

Allah SWT berfirman, “Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya”(TQS. Al A’raf [7] : 96).

Editor: Indah Nurul Kamila

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.