Bukti Cinta dari Hijabmu

Hot News

Hotline

Bukti Cinta dari Hijabmu

(Ilustrasi/disain-www.dapurpena.com)


Oleh : Listiana*


“Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin. ‘Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab (33): 59)

Itulah pesan cinta Allah yang begitu indah kepada Nabi-Nya dan untuk seluruh mukmin di muka bumi. Dialah sang Maha Cinta, cinta-Nya yang penuh kasih tanpa pilih kasih. Cinta-Nya yang Maha Penyayang tanpa ada lekang untuk mereka yang beriman. Dari surat cinta yang Dia turunkan adalah salah satu bukti cinta Allah pada kita. Dari ayat itu kita tahu bahwa itu adalah surat dari Allah untuk para perempuan, sebagai cinta dan penjagaan dari Allah.

Muslimah, kamu begitu terlihat cantik dengan hijab syar’i yang kau kenakan, akan berbalut anggun dengan ketaqwaanmu dan terpancar cahaya keshalihan pada dirimu. Allah begitu baik dan sayang kepada kita sebagai muslimah, harga diri kita dijunjung tinggi dengan islam. Aturan-Nya membuat kita berharga dan sangat mahal harganya. Tapi mengapa kau masih mau mengobral murah harga tinggi yang tersematkan pada dirimu?

Layaknya sebuah permen. Ia manis saat dirasakan, siapa yang tidak suka? Seperti anak kecil yang begitu senangnya ia lahap setiap bungkus yang dimiliki. Kau tahu jika seseorang diberi dua permen, satu permen ia terbungkus rapat dan baik menutupi nikmat manis di dalamnya. Sedangkan permen kedua dengan keadaan terbuka, hingga semut pun tak kalah cepatnya berkejaran, ia menikmatinya dengan mudah tanpa sehelai bungkus yang menghalangi dan menutupinya. Saat kamu diberi pilihan itu, kamu mau pilih yang mana?






Kamu tahukan jawabannya? Iya, kamu pasti akan memilih yang terbungkus rapi dan baik. Sekarang kita tahukan bagaimana luar biasanya islam mengatur semua tentang segala sendi hidup manusia. Itu baru aturan dari-Nya untuk kita sebagai muslimah. Dari salah satu pesan ini kita dapat melihat bahwa betapa sangat cintanya Allah pada hambanya. Aturan yang sangat cantik dan indah untuk para muslimah.

Setiap aturan yang Allah berikan,merupakan salah satu bentuk sayang-Nya, agar kita terselamatkan. Kita tahu bahwa pada diri dan setiap jengkalnya perempuan adalah fitnah. Maka dari itu perlu untuk dilindungi, sebagai bentuk penjagaan terbaik. Dan kita seharusnya senang karena dimuliakan. Bukan malah menentang, perempuan layaknya permata yang indah. Sebaik-baik perhiasan di dunia ini adalah perempuan shalihah. Sekarang, kita mau apa tidak menjadi bagian dari permata dan perhiasan terindah di dunia ini?

Kecantikan sebenarnya bukan untuk dipamerkan, bukan untuk dikonsumsi oleh khalayak ramai yang mereka sebenarnya tidak berhak menikmati. Kecantikan kita hanya boleh kita persembahkan kepada pangeran kita, yaitu sosok yang menjadi pendamping kita, suami kita. Tidak hanya itu saja, kita merawat dan mejaganya, lalu dipersembahkan untuk pasangan kita justru akan mendapat pahala yang berlimpah, dan tentunya akan disayang oleh Allah.

Begitulah islam menata dengan rapi setiap apa yang kita sebaga hamba lakukan. Sehingga tidak ada alasan lagi untuk para muslimah tidak memakai hijab. Tersebab hijab adalah bukti kemulian seorang muslimah. Saat kita menjalankan syari’at Allah, menjalankan perintah Allah kita tidak perlu takut. Tersebab Allah tidak mungkin membuat susah hamba-Nya. Hijab bukan penghalang dari aktifitas kita, justru kita akan merasa nyaman dan tenang dengan apa yang kita kerjakan saat menggunakan hijab.

Banyak di antara mereka menganggap bahwa hijab adalah penghalang dari pekerjaan mereka. Jadi mau tidak mau harus meninggalkan hijabnya dan lebih memilih pekerjaannya yang tidak memakai hijab. Astaghfirullah, semoga tidak ada di antara kita yang melakukan hal demikian.

Wahai muslimah, siapakah yang memberi rezeki itu? Apakah bos dari perusaan tersebut? Ataukah Allah yang memberi dan menjamin rezeki seorang hamba? Pasti kamu tahu bukan, bahwa yang memberikan rezeki itu Allah. Bukan bos ataupun pemilik perusahan tersebut. Lantas apa yang membuat diri kita ragu dengan meninggalkan perintah pemberi rezeki dibandingkan manusia yang mereka juga sama-sama pemakai rezeki? Pastinya Allah tidak mungkin mendzolimi hamba-Nya dengan syari’at yang diberikan. Saat kita sudah paham bahwa semua milik Allah dan dalam urusannya, apakah kita masih tidak mau tunduk dan mematuhi perintah Allah, saat semua sudah dijamin oleh Allah. Bentuk sayang dan nikmat yang diberikan apakah kita pantas untuk mengingkari dan tidak mau taat?

Maka dari itu, mari kita terus memperbaiki diri. Menjadikan diri lebih baik setiap harinya. Menjadikan diri untuk selalu verada dalam kebaikan. Menshalihkan diri agar menjadi bagian para perhiasan dunia yang terbaik. Tidak hanya di dunia melainkan juga di surga. Muslimah, kamu cantik dengan hijabmu. Hijabmu adalah bukti cinta dari Rabbmu.



*/Penulis adalah seorang penyambung lisan lewat tulisan

Editor : Mahesa Ibrahim

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.