MORAL ANJLOK BUAH SISTEM BOBROK

Hot News

Hotline

MORAL ANJLOK BUAH SISTEM BOBROK

(Ilustrasi/desain-www.dapurpena.com)

Angin kencang menerpa wajah lewat kaca jendela angkot yang berlari kencang . Mata tak bisa terpejam melihat kembali pemandangan  2 tahun silam, hampir tak satupun yang berubah masih sama. Sekolah yang masih  sama keadaanya tak ada yang berubah. Tiba-tiba terdengar suara lantang berupa curhatan isi hati dari salah seorang guru "anak-anak kelas XII sekarang sudah tak terlihat ada minat mereka untuk belajar, mereka malah  menujukan akhlak yang buruk, ketimbang angkatan kemarin yang telah lulus. Kebanyakan mereka mengunakan handphone untuk mengikuti aktivitas masa kini seperti tik-tokan, selfie, dengan gaya apa saja di dalam kelas ", sambil meletakkan tangan di atas dahi dengan wajah yang cemberut. Ucapan salah seorang guru SMAN 1 Halsel di Provinsi Maluku Utara. Mungkin itu hanya salah satu kasus tentang generasi sekarang yang tidak bermoral baik dan bisa jadi masih banyak kasus lain yang kita ketahui namu tidak terekspos.

Tak ada lagi harapan untuk mendidik moral yang baik bagi anak-anak generasi penerus negeri ini yang dititipkan di sekolah menengah atas seperti sekolah yang berlabel negeri ataupun swasta. Moral mereka hancur tak ada lagi rasa saling menghormati guru ataupun orang yang lebih tua. Jika ada mungkin itu hanya sedikit dan limit.  Buktinya  kata yang dilontarkan oleh anak-anak terdidik dan terpelajar tersebut terbilang kasar . Entah hal itu ditujukan  pada teman sebaya, kakak, dan adik.  Kata maki*n sudah seperti sambal pedas yang melezatkan makanan.  Tak ada lagi rasa malu pada seorang yang terpelajar baik itu SD,SMP,SMA bahkan sarjana. Kenyataannya banyak dari mereka yang menyapa temannya dengan sebutan nama binatang seperti dog, ping, goat dll, kira-kira hampir seluruh isi Zoo mereka sebut.

Lingkungan dalam pergaulan sangatlah mendukung untuk membentuk moral seseorang  baik atau buruknya selain dari orang tua dan diri sendiri. Namun lingkungan yang sekarang tidak menampilkan lingkungan yang baik, seperti lingkungan yang saya tempati terlihat pemandangan buruk, seorang anak sulung dikeluarganya malah membentak ibunya yang sedang menasehatinya, sering sekali dia membuat ibunya bersedih. Padahal menjadi anak sulung harus memberikan contoh yang baik terhadap bungsu, agar  tercipta moral yang baik kepada mereka. Lah, ini bungsu juga mengikuti moral sulung, mau jadi apa nanti negeri ini jika generasinya memiliki moral anjok dan bobrok . Kartun Doraemon saja ingin menyelamatkan dunia padahal hanya kartun loh. Apalagi kita manusia yang sudah diterangkan  sempurna dan memiliki akal. Dengan akal kita bisa memilih mana yang good or bad, bukan malah mengikuti nafsu durjanam syaiton yang mengajak pada jurangnya Naar.

Sudah semakin ironisnya negeri ini. Melihat kejadian yang ada di depan mata tak harus membuat kita terkejut, tho sistem yang menjadikan itu semua berjalan dengan mulus. Tho  sistem kapitalisme memberikan hak liberal ( hak kebebasan ), hak Pribadi pada setiap individu.  Sehingga tak heran melihat remaja jaman now tawuran, membully, membunuh, mencela bahkan sampai durhaka kepada orang tua . Sepatutnya kedua orang tua itu hormati dan birrul wa lidain , Sebagaimana Allah swt. berfirman :
.(36)وَٱخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ ٱلذُّلِّ مِنَ ٱلرَّحْمَةِ وَقُل رَّبِّ ٱرْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِى صَغِيرًا

Artinya :  Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, "Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil’’. (QS An-Nisa  ayat 36:4).

Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, mengatakan:
سَأَلْتُ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – أَىُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ قَالَ « الصَّلاَةُ عَلَى وَقْتِهَا » . قَالَ ثُمَّ أَىُّ قَالَ « ثُمَّ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ » .قَالَ ثُمَّ أَىّ قَالَ « الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ » . قَالَ حَدَّثَنِى بِهِنَّ وَلَوِ اسْتَزَدْتُهُ لَزَادَنِى

“Aku bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Amal apakah yang paling dicintai oleh Allah ‘azza wa jalla?’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, ‘Shalat pada waktunya. Lalu aku bertanya, Kemudian apa lagi? Beliau shallallahu alaihi wa sallam mengatakan, Kemudian berbakti kepada kedua orang tua. Lalu aku mengatakan, Kemudian apa lagi? Lalu beliau shallallahu alaihi wa sallam mengatakan, Berjihad di jalan Allah.

Begitu banyak hadist yang menerangkan berperilakulah dengan baik terhadap orang tua, karena untuk meraih ridho Allah azza wa jalla kita harus mendapatkan ridho orang tua. Tapi jangan salah kaprah juga karena ridho orang tua adalah ridho Allah swt. maka kita turuti apa saja yang diperintahkan oleh orang tua  untuk bermaksiat kepada Sang Maha Pencipta?. Lihat QS Al-Luqman ayat 15: 31.

Sangat miris moral remaja pada sistem yang dibuat oleh makhluk yang lemah, sehingga hanya melahirkan moral yang bobrok. Berkacalah pada masa silam yang banyak mencetak generasi yang bermoral baik seperti, Muhammad Saw. Dan para sahabatnya , Uwais al Qarni , Muhammad Al fatih dan masih banyak lagi yang tak dapat disebutkan.  Mereka itu terdidik dengan sistem Islam yang sempurna karena berasal dari Allah Maha Pencipta Manusia. Sebab pendidikan dalam Islam membentuk Syaksiyah Islamiyah yang taat kepada Allah bukan seperti saat ini yang malah bobrok Karena buah dari sistem yang bobrok pula.  Waullahu alam bisawab!



Editor: Mawaddah H

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.