RAMADHAN AKU RINDU

Hot News

Hotline

RAMADHAN AKU RINDU

(Ilustrasi/desain-www.dapurpena.com)


Oleh: Mawaddah H.


Ada sebuah rindu menelusup dalam jiwa, ingin sekali berjumpa bersama agar melebur dosa menjadi taman pahala. Merubah maksiat menjadi taat, memberi sedekah dengan senyum yang merekah. Sebuah waktu  yang bertamu untuk disambut dengan sebuah gembira, diberikan tempat ternyaman untuk berdiam. Memberikan semua kenangan dengan kesejukan bahkan ketenangan.

Bulan Ramadhan, siapa yang tak mengetahuinya. Bulan penuh ketenangan,  kegembiraan, bertabur pahala, bahkan ampunan, penjaranya bagi para setan penggoda iman manusia, tempat kita bercerita tentang dosa yang akan sirna dengan meminta. Bulan penuh berkah dan karunia, kami rindu ingin bertemu, mengerjakan tarawih berjama’ah tentu membuat hati menjadi tenang, melihat orang berbondong-bondong menuju masjid tentu sebuah kebanggaan bagi umat Islam ketika melihat masjid penuh dengan orang-orang yang setia mengisi dengan berbagai macam ibadah yang bermanfaat dan tentunya mengisi waktu luang agar tidak terbuang.

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang paling ditunggu-tunggu umat Islam, pada bulan ini tentu kita harus menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Dan tentunya, ditambah dengan amalan-amalan sunnah lainnya agar lebih mendekatkan diri kepada Allah. Tentu bukan hal mudah menahan hawa nafsu selama 12 jam lamanya, agar tidak terbuai  dengan nikmatnya dunia.

Bulan puasa juga ajang berlomba-lomba mengejar pahala, begitu banyak kegiatan yang bisa dilakukan untuk mendapatkan pahala. Contohnya saja membaca Alquran dan masih banyak lagi. Hal yang paling berkesan dalam bulan Ramadhan adalah buka puasa, kenapa? Karena bagi seorang perantauan buka bersama dengan orang tua itu adalah hal langka, sangat langka. Mengingat padatnya jadwal kuliah yang harus dipenuhi tentu mengharuskan untuk tinggal di tempat yang lebih dekat dengan kampus dan jauh dari orang tua, hal tersebut yang terkadang membuat hati sedih karena tak bersama mereka saat buka puasa tiba. Tapi tak apa, karena sedang menjalankan sebuah proses untuk membuat mereka bangga, walau berkorban untuk tidak berjumpa sampai libur tiba. Sedih memang, namun terkadang ada saja hal-hal berkesan selama bulan Ramadhan, apalagi untuk ukuran mahasiswa yang tentunya mengharap gratisan, dengan berbuka di masjid adalah salah satu solusinya, karena tentunya dapat menghemat biaya pengeluaran dan juga mengeratkan tali silaturrahmi sekalian sambil ibadah di masjid tersebut.

Ya mau bagaimana lagi, kehidupan perkuliahan tak seperti ekspektasi yang mengatakan akan berujung pada kebahagian, nyatanya kita perlu memanajemen semuanya agar terkendali dengan baik. Bulan puasa juga merupakan salah satu keberuntungan untuk mahasiswa karena tidak perlu lagi menyisihkan uang untuk sekedar makan siang. Karena sedang puasa tentu mengisi makan siang dengan amalan-amalan yang bermanfaat dan berpahala.

Banyak sekali berkah yang terdapat di bulan puasa. Orang berbondong-bondong melakukan kebaikan di bulan yang penuh dengan kemulian itu. Semua merasakan ketenangan ketika berada di bulan Ramadhan, tak ada sebuah harapan, kecuali dapat bertemu di bulan ramadhan yang selanjutnya itulah doa-doa yang sering terlantun ketika akhir-akhir masa bulan Ramadhan.

Dan kamu tau apa yang menjadi tradisi ketika akhir-akhir Ramadhan, tentunya dengan baju lebaran yang baru. Hingga semua pasar yang dilaksanakan sebelum hari raya idul fitri tiba itu akan sangat penuh, bahkan semua orang seakan tak mampu bergerak karena riuhnya keadaan pasar tersebut. Satu lagi hal yang paling di nanti-nanti semua orang ketika menjelang hari raya Idul Fitri, itu adalah malam Lailatul Qadr. Malam penuh dengan

Kemulian, keberkahan, dan rahmat dari Allah SWT, malam yang ditunggu-tunggu semua orang hingga mereka membiarkan berjaga sampai sahur tiba untuk dapat berjumpa dengan malam tersebut. Jikalau tak diijinkan berjumpa cukup dengan ikut berjaga di malam itu tentu merupakan sebuah keberuntungan yang tiada tara. Keberkahan akan selalu menyertai kehidupannya.

Sungguh beruntung orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadr. Begitu banyak kebaikan yang dapat diambil di bulan Ramadhan ini, dari berbagai hal kecil pun bisa membuahkan ladang pahala bagi siapa saja yang melakukannya dengan ikhlas dan tidak mengharapkan imbalan dari manusia. Cukup dengan mengharapkan ridho dari Allah SWT agar menjadi lebih berkah, sehingga hidup pun menjadi lebih tenang.




Editor: Fariz Maulana

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.